Archive for 2013

Akhirnya.... mudiik

Setelah kurang lebih 3 tahun saya tidak pulang kampung.. ada banyak sodara2 baru bermunculan hahaa.. keponakan baru bahkan cucu baru.. iya cucu.. saya sampe ga percaya kalo saya sudah punya cucu.. omigoottt... saya sudah di panggil 'mbah' di usia saya yang sekarang ini.. msh terbilang muda... 
Keponakan yg di jawa pun entah ada berapa hohoo.. banyaak banyakk,,

Tak banyak perubahan dari segi tempat tinggal dsana.. masih sama seperti terakhir kali saya pulang kampung... Masih ada timbaan meskin sudah pasang kran air, kompor tungku yang dengan kayu  sebagai bahan bakar pun masih di gunakan meski sudah punya kompor gas, tempat tidur bale-bale juga masih ada... masih sama tak banyak yang berubah.

Pulang kampung kali ini hanya berdua dengan bapak saya. Silaturahmi dengan sanak saudara di sana. Banyak yang pangling karna sudah lama tidak lihat namun tak jarang yang masih kenal secara detail hehee...

Di kampung saya Cilacap (Kroya) sana sedang banyak pohon buah yang sedang tumbuh banyak. Ada mangga dan durian.. Mangga memang sedang banyak berbuah namun sayang hanya sedikit yang sudah siap panen, sisanya masih mengkel. Nah kalo buah durian, memang belum pada mateng semua.. tapi cukup menggiurkan bagi pecinta durian :)

Selama seminggu saya di kampung cukup bisa melepas penat saya dari ibukota dengan berbagai macam isi nya. Oohh kampung halaman, saya akan selalu rindu kota mu.


@Baiih

Leave a comment

Jangan Pernah Lelah Berdoa

Jangan pernah merasa ragu dan lelah dalam berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT. Allah SWT selalu menyaksikan setiap episode yang kita lewati. Allah tau apa yang kita minta, Allah tau apa yang kita inginkan, Allah tau apa yang kita harapkan. Maka hal terbaik yang harusnya kita minta dari Allah adalah agar Allah memberikan jawaban yang terbaik menurut Allah, bukan menurut kita.

ketika kau lelah berharap
ketika kau lelah memohon
ketika kau lelah menangis
TAPI... jangan pernah lelah berdoa

ketika kau lelah berjuang
ketika kau lelah meminta
ketika kau lelah bermimpi
TAPI... jangan pernah lelah berdoa

wajar jika manusia diliputi keraguan karena manusia mempunyai begitu banyak keterbatasan. Maka ketika ada impian/keinginan yang dirasa mustahil, seringkali kita memilih untuk berhenti dan menyimpannya hanya dalam lubuk hati. padahal kita punya Allah, yang Maha Mendengar dan mengabulkan doa orang-orang yang berdoa kepada-Nya.
kemudian jangan berhenti berbaik sangka pada-Nya. Sambil terus berusaha melangkah meski hanya langkah kecil. Jangan lelah berdoa, sungguh tidak ada doa yang mustahil.
Berdoa saja... biarlah Allah yang mendengar dan mengabulkannya. Jika bukan sekarang, mungkin nanti. Jika bukan yang dipinta, pasti yang lebih baik.

Leave a comment

aaaaaaaaaaaa

aaaaaaaaaaaaaa... lama kali aku tidak menuliisssss.... kaku kaku
..
ga kebagian leptop mulu kalo di rumah heheee *alasan

mau teriakkkk rasanyaaa,, boleh yaa boleh yaa.. aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa dengan semua pikiran yang ada
dengan semua unek-unek yang di punya
dengan semua masalah yang datang
dengan semua lika-liku

rasanya luar biasa.. menikmati sekali tiap cobaan-cobaan yang datang, membuat aku banyak belajar.. banyak banyak belajar..

Leave a comment

Bila Dia Bukan Jodohku

Bagaimana bisa aku masuk ke dalam hati yang nyatanya sudah berpenghuni?
 Meski penghuni itu hanyalah ilusi, yang masih saja di bawa dari masa-masa yang sudah terlewati.
Bagaimana bisa aku bersikeras untuk masuk, sedangkan pemilik kediaman tidak akan mempersilakan aku duduk ?
Pada akhirnya nanti, aku akan sampai pada titik di mana aku harus bangun dari segala mimpi.
Pada akhirnya nanti, aku harus menyadari bahwa ada hal-hal yang telah disediakan namun bukan untuk aku miliki
Pada akhirnya nanti, aku yang harus memilih untuk memperjuangkanmu hingga letih atau mempersiapkan diri untuk kemudian pergi
Pada akhirnya nanti, aku akan menemui saat-saat dimana sudah tidak memungkinkan lagi untuk memperjuangkan
Bukankah tak ada artinya menunggu padahal kamu bukanlah untuk kutunggu ?
Bukankah tidak mungkin aku memiliki sesuatu yang tidak diperuntukkan bagiku ?
Ketika aku memutuskan untuk angkat kaki, itu artinya aku tidak ingin mempertahankan kamu lagi
Ketika aku menganggap segalanya usai, itu artinya kamu bukan lagi sesuatu yang ingin aku gapai
Mungkin kita memang bukanlah untuk saling mencari dan melengkapi
Siapa tahu, kebahagiaanmu sudah Allah rancang ditangan orang lain
Kebahagiaanku juga pasti sudah disediakan sebaik mungkin oleh-Nya
Aku melepaskan kamu sebagai hati yang ingin aku pilih dan kuharap bisa membuatnya pulih
Namun kini, aku membiarkan kamu untuk berlabuh ke manapun yang kamu mau
Karena di titik ini, aku sudah dengan pasti mampu melepaskan dan merelakan
Mari pergi dari titik ini dan cari bahagia kita sendiri
Aku melepaskan, supaya ia yang sedang datang menujuku dapat menemukan jalannya yang sudah ditentukan
Karena dia yang sedang datang menujuku itu dialah yang telah ditentukan-NYA. Insya Allah  

by - @JombloMulia -

Leave a comment

Marhaban Ya Ramadhan

Alhamdulillah masih di pertemukan kembali dengan bulan suci Ramadhan.. Bulan penuh Berkah dan Ampunan. Bulan Ramadhan yang selalu memberikan sensasi berbeda di tiap tahunnya.
Ampun ya Allah Ampun


Marhaban ya Ramadhan
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Sayang sekali kalau Ramadhan hanya lewat begitu saja, perbanyaklah amalan, ibadah serta kebaikan di Bulan suci Ramadhan. Saya buat daftar pencapain selama Bulan Ramdhan ini, semoga tercapai. Amin

Leave a comment

Sepeda Bapak

Di rumah ada sepeda yang udah cukup lama menghuni disitu, usianya kira-kira sekitar 17 tahun. Itu sepeda udah menemani keseharian bapak untuk berangkat dan pulang kerja selama ini. Tak jarang juga bapak mengantar dan menjemput anak2nya sekolahketika dulu dengan sepeda tersebut.

Sering juga bapak mengajak anak2nya ketika kecil sekedar jalan-jalan sekitaran rumah naek sepeda boncengan di depan. pokoke kemana-mana hampir selalu naik sepeda.

Saya masih ingat, dulu waktu saya masih ngeSD, saya di ajak bapak jalan-jalan ke Monas. Kebetulan saya belom pernah kesana waktu itu. wahh Girang banget saya diajak kesana. Bapak mengayuh sepeda sambil memboncengi saya dari rumah sampai Monas pulang - pergi. Ga kebayang teriknya matahari karna waktu itu kondisinya siang hari dan harus mengayuh sepeda darei daerah Pondok Bambu (tempat tinggal saya) sampai ke Monas. Saya tahu bapak pasti capek, namun bapak tidak pernah memperlihatkannya ke saya pada waktu itu. Bapak sangat antusias sekali mengajak saya berkeliling Monas karna bapak tahu saya baru pertama kali ke situ. Bulir-bulir keringat terlihat di wajah bapak yang capek. Demi Anaknya supaya senang. yaa Supaya senang
*tuh kan jadi mau nangis

Biar kata sekarang sepedanya udah cukup usang, sadelnya udah tidak berberntuk namun bapak masih menggunakannya hingga sekarang walaupun bukan untuk pergi bekerja lagi. Pernah saya menawarkan, 'Beh, sepedanya di jual aja ganti yang baru'.. Bapak langsung menjawab 'jangan,, biarin aja, masih bisa di pakai kok'. kalu dengan sepeda, bapak bisa menikmati tiupan angin. hitung-hitung juga sebagai olahraga.

Sebenarnya bukan tidak ingin mengganti dengan sepeda yang baru namun karena sepeda itu membawa kenangan dalam hidup bapak. kenangan hidup yang tidak ingin bapak lupakan.

Ini penampakan sepeda bapak....
Ban luar dan dalem sudah beberapa kali di ganti. yang lainya masih sama ketika pertama kali punya. lihat aja, sadel nya udah tak karuan gitu.

Seru yaa kalo ada benda-benda kenangan yang sangat berarti yang masih bertahan hingga puluhan tahun.

Leave a comment

Suporter

Pernah kan menonton pertandingan??? ato ga pernah sama sekali?? (besok2 nonton ya kalo belom pernah). pertandingan apapun, sepak bola, basket, voli, bulu tangkis dll, biar kata cuma lewat tipi namun kadang suka heboh juga yang nonton. Apalagi pertandingan yang banyak penggemarnya, sepak bola misalnya. Yang nonton gak kalah heboh sama yang main. teriak-teriak heboh sendiri, gebuk-gebuk bantal (itu tidak semua mungkin hanya saya). Beda lagi kalo nontonya langsung di tempat pertandingan, beuuhhhh lebih berasa lagii hebohhnya, euforianya itu lohh.. emejing..

Terus gimana ya rasanya saat kita yang menjadi pemain dalam pertandingan?? meski pertandingan dalam lingkup kecil semisal antar RT, RW, antar penghuni kampus dll. Banyak suporter yang datang untuk nonton, menyorakan Tim kita bahkan menyorakan 'nama' kita. gimana?? gimana??
Yang pasti senang banget karena ada yang mau nonton pertandingan (sedih bgt kalo kaga ada yang nonton), deg-degan juga, tambah percaya diri dan mungkin jadi cambuk penyemangat agar kita menang.. yang pastii campur adukklah rasanya.. kalo ga percaya cobain ajj'

Soal menang kalah urusan beda'
Saya pernah baca Statement salah satu pemain Timnas :
" Jika kalian tidak bisa mendukung kami saat kami kalah, jangan pernah bersorak ketika kami menang "
_ Ferdinand Sinaga _

Nah, kudu jadi suporter yang baik, yang ngedukung tim kesayanganya, gak anarkis kalo tim'y kalah apalagi sampe ngerusak sarana prasarana ..


So.. Satu Nusa Satu Bangsa .. Indonesia merdeka

Leave a comment

KETAN SUSU

Ada yang sudah pernah makan ketan susu?? di daerah kemayoran tepatnya di Jl. Garuda Ujung 5..  berupa ketan putih di taburi parutan kelapa dan ditambah dengan susu kental manis.

Kemarin kita ber 4 pergi kesana untuk menyicipinya. ketika sampai sana, sudah banyak motor dan mobil parkir di depannya dan agak kaget juga meskipun tempatnya sederhana di pinggir jalan namun ramainya minta maap deh. heheee.

sebelum memesan ketan susu, kita nyemil otak-otak goreng sambil memesan 4 porsi ketan susu (kalo tidak suka boleh tidak pakai susu), 4 tempe goreng, 5 teh anget.. kita cobain ya........ katanya sii enak di makan pas anget-anget begini. emmmm dan rasanya emang maknyus (ala pak Bondan)..
Temen saya (opung) ampe nambah ini, entah laper apa doyan dia..





Tansu Kemayoran buka 24 jam, kalau malam hari lebih ramai, karena enak buat nongkrong (selain memang tempat untuk nongkrong, makanya juga bisa benar2 nongkrong - kalo ga kebagian tempat duduk - kalo lagi ramai banget).
 

Leave a comment

Short Trip To Solo Jogja [ Day - 1 ]



Pastilah dimulai dengan perjalanan awal menuju TKP. Yupp.. naik kereta. Sampai stasiun senen jam 18.30 padahal mah jadwal keberangkatan jam 19.46, tak apalah nunggu daripada telat kan... untuk perbekalan di malam hari selama perjalanan, saya mampir dulu ke mini market untuk beli air mineral dan sedikit cemilan sambil nunggu yang lain datang. Eeeiyaa,, saya gak sendirian kesana ada 2 orang lagi teman saya yang bergabung. Setelah muncul tanda-tanda kedatangan mereka, segeralah kita masuk ke dalam stasiun dan yang nganter ga bisa ikut masuk (baru tau). Yaa gpp lah udah di anterin sampe stasiun jg udah seneng hehee. Kita naik kereta Ekonomi AC selama kurang lebih 12 jam perjalanan untuk sampai di stasiun Purwosari yaitu 1 stasiun sebelum stasiun pemberhentian terakhir di Solo Jebres. Sengaja sii milih perjalanan malem hari biar bisa d bawa tidur meskipun ga bakalan bisa tidur nyaman karna terbangun oleh suara para pedagang yang menjajakan dagangannya. Salut untuk para pedagang itu, tengah malam atau dini hari mereka sudah mulai mencari nafkah di saat kebanyakan orang lain tertidur pulas.. #Soundtrack D’Masiv-Jangan Menyerah


Akhirnya perjalanan panjang itu pun sampai pada tujuan di stasiun Purwosari, lumayan bikin pinggang pegel ama kaki kesemutan karna terlalu banyak duduk. Sampe stasiun jam 7.15, memang dari 2 stasiun sebelumnya sudah minta jemput di Purwosari tapi pas kita sampe belom ada tanda-tanda kemunculan mas titis (kaka sepupu yg mau jemput sekaligus tempat nginep qt rumahnya,, plisss deh mas, udah nunggu 1 jam baru dateng.. keburu di tawar-tawar sama kang becak nii). Berhubung tadi nyari makan di stasiun udah pada abis, qt mampir dulu untuk mengisi perut yang udah krucuk2 di Soto Pa’Harto.. di Solo memang banyak sekali kuliner terutama macam-macam ‘Soto’.

Taraaaaaa .... akhirnya sampe rumah juga. Kasur mana kasur ... gabruk!!!! Mandi woy mandi hahaaa. Langsung tuh kita siap-siap mau keliling Solo ceritanya aheeyy. Tempat pertama yang di tuju adalah “Keraton Surakarta”, bersama tour guide kita berkeliling dan di ceritakan sejarah2 keraton. Tidak boleh ada yang tertinggal yaitu tak lupa tak lain dan tak bukan adalah eng ing eng poto2 mheheee. Udeh puas tuh keliling keraton ama poto2 terus kita rencana mau makan “tengkleng” yaitu makanan sejenis sup dengan bahan utama daging atau jeroan atau tulang kambing. Yang terkenal di Solo yaitu tengkleng Bu Edy, di bukan sejak pukul 12.00 dan 1 jam kemudian sudah ludes tak bersisa.. Jadi  warung tengkleng itu hanya buka 1 jam saja itupun pasti langsung habis jadi kalo telat sedikit aja yaa pasti kehabisan kayak kita gini nih T_T.. oke jangan sedih sebagai gantinya kita makan ‘Baso Pawiroredjo’ yang ada di dalem Pasar Klewer.. sekalian tuh keliling pasar klewer, sama ajj si dengan pasar tradisional kebanyakan namun disini menjual berbagai macam batik. Okee, beralih dari pasar klewer menuju PGS (pusat grosir solo) yaa ini model2 ITC gitu deh kalo di jekardaa. Nah kan kan mulai deh, naluri kewanitaanya keluar.. Belanjaaaa.... aduh aduh dasar perempuan...


Pulang pulang pulang udah sore.. waktunya nonton pertandingan Indonesia vs Arab Saudi antara Tanah air vs Tanah Suci <= pilihan yang sulit wkwkwkkk. Belom selesai nonton, kita tinggal keluar sekitar rumah karna dari awal dateng udah ngincer mau jalan2 sekitaran rumah karna banyak kafe2 gitu deh maklum deh deket kampus UMS (universitas Muhammadiyah Surakarta).. nyobain tempat kongkow anak2 kampus di “Mom Milk”.. pas malem minggu jadi agak rame. Satnight di mom milk dengan suasana Earth Hour 2013... gelap-gelapan euuuyyy. Continue day

review hari pertama done!! tunggu review hari kedua dan ketiga di postingan berikutnya ya..

Leave a comment

Sayang Sekali

hello haiiii

Masih dengan kebimbangan???
Sayang Sekali

Masih dengan pertanyaan yang belum terjawab??
Sayang Sekali

Masih bertanya 'Kenapa'? saat semua tak tersisa
Sayang Sekali

Masih sulit untuk move on karena terlalu banyak tekanan yang bikin tak berani maju ke depan?
Sayang Sekali

Berkah begini banyak masih ngeluh juga??
Sayang sekali

Masih tidak melibatkan Allah SWT dalam setiap langkah mu??
Sayang sekali

Leave a comment

Short Trip To Solo Jogja [ Day - 3 ]

Hari ketiga ga banyak keluar rumah karna sore ini kita harus pulang ke Jakarta. 
Pagi-pagi kita udah pergi ke persawahan tadinya mau sepedahan gitu eh ban nya kempes yang 1, kaga jadi dah kita jalan kaki aja sekalian hunting foto sekalian juga nyari sarapan. nemunya mie ayam, nyari nasi uduk kaga ada. 
ga lama setelah nyampe rumah, Mba nisa ngajakin ke tempat beli oleh2 khas Solo.. okelah kita mah ikut aja sekalian menikmati hari terakhir di Solo..
Bakalan kangen banget pasti sama kota Solo - Kota Jogja. meskipun cuma 'sebentar' namun itu sangat berkesan. Semoga bisa kembali (lagi) kesana.

  
Depan Keraton Surakarta

Halaman Keraton Surakarta




Samapi di candi prambanan


Selonjoran di Stasiun Tugu


Jl. Malioboro





yak.. selesai sudah pemaparan Short Trip Solo Jogja selama 3 hari.. dadah dadah

Leave a comment
Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.