Ketika kita merasa bersyukur atas
apa yang kita miliki sekarang, kita akan merasa baik-baik saja dengan itu, dan
tanpa mengeluhkan banyak hal, kebahagiaan akan datang begitu saja dalam hidup
kita.. *sok bijak* Hihi..
Bagaimana kau
membersihkan dan melapangkan hati. Kau tidak akan pernah merasakan kebahagiaan
sejati dari kebahagiaan yang datang dari luar hati kita. Hadiah mendadak,
keberuntungan, harta benda yang datang, pangkat, jabatan, semua itu tidak
hakiki. Itu datang dari luar, saat semua itu hilang, dengan cepat hilang pula
kebahagiaan. Sebaliknya rasa sedih, kehilangan, kabar buruk, itu semua juga
datang dari luar. Saat itu semua datang dan hati kau dangkal, hati kau seketika
keruh yang berkepanjangan.
Berbeda halnya
jika kau punya mata air sendiri di dalam hati. Mata air itu menjadi sumber
kebahagiaan tidak terkira. Bahkan ketika musuh kau mendapatkan kesenangan,
keberuntungan, kau bisa ikut senang atas kabar baiknya, ikut bahagia, karna
hati kau lapang dan dalam.
__ Bahagia itu Sederhana
-
Sesederhana aku menyukai sepak bola. Terlebih tim
kebanggaanku menang dalam pertandingan
-
Sesederhana menertawakan hal-hal yang sama
sekali tidak lucu bareng teman
-
Sesederhana bicara ngalor ngidul sampai pagi
waktu di kostan
-
Sesederhana aku yang suka motret walau belum
profesional
-
Sesederhana ada colokan dan wifi gratis di
tempat aku berkunjung
-
Sesederhana aku mencintai keluarga ku
-
Sesederhana ngumpul bareng anggota keluarga yang
komplit
-
Sesederhana aku menyayangi teman-teman ku
-
Sesederhana aku yang menyukai traktiran :D
-
Sesederhana mengingat masa-masa SMA
-
Sesederhana obrolan panjang di kala macet
-
Sesederhana ngobrol-ngobrol lucu lewat pesan
singkat
-
Sesederhana memenangkan game ‘onet’ sampai level
terakhir
-
Sesederhana menyadari bahwa bahagia itu sederhana
-
Sesederhana menyadari bahwa list ini tidak akan ada habisnya jika terus
dilanjutkan
Dan yaa.. Bahagia itu Sederhana


