Yaa.. laki-laki yang akan selalu membela dan menyayangi
keluarganya.. yaa, itu ayah ku
Betapa bahagianya aku mempunyai ayah seperti ayahku.. ya ayahku atau akrab aku panggil sehari-hari 'babeh'
Duh Ayah, sejuta bahkan semilyar kata tak cukup gambarkan semuanya. Betapa aku tak pernah bisa menahan bulir-bulir hangat jatuh di pipi untuk sekedar mengingat apa yang sudah pernah kau lakukan untukku.
ayah itu orangnya sabar, tegas
dan penuh canda serta siap melindungi keluarganya.. ada saatnya ayah marah jika
aku melanggar yang seharusnya tak boleh di langgar, yang memang itu tidak boleh
dilakukan.. itu saking perhatianya ayah sama aku..
Dulu waktu aku kecil sempat agak
sebel sama ayahku.. karna menurutku ayah tidak adil terhadapku, ayah selalu
menuruti apa ajj yang kakak (perempuan) ku minta dan pengen sedangkan apa yang
aku pinta perlu di pikir ulang untuk di turuti bahkan kadang tidak di turuti.
Tapi ternyata aku salah, bukan maksud ayah seperti itu pada ku namun ayah
mengajarkan ku untuk bagaimana mendahulukan apa yang dibutuhkan bukan apa yang
diinginkan.
Ayah tak pernah melarang ku
bergaul dengan siapapun dan pergi kemanapun. Ayah percaya aku bisa
memilih-milih pergaulan yang baik untuk ku. Untuk pergi-pergi liburan ke tempat
yang mengharuskan aku menginap pun ayah tak melarangku. semua kepercayaan itu
di berikan penuh kepadaku tinggal bagaimana aku menjaga kepercayaan yang sudah
ayah berikan. Tak boleh mengecewakannya.
ayahku juga selalu mengajak
berdiskusi tentang apapun itu...:), tentang apa yang dia ingin tahu dari ku dan
apa yang aku ingin tahu darinya, gag pernah bosan kalau sudah ngobrol sama
ayah. dan aku tahu ayahku oang yang pintar. aku ingin jadi sepertinya
bahkan lebih... Seperti itulah ayah ku
Seperti Ayahku,
Yang selalu mengajarkan nilai-nilai kehidupan secara
sederhana kepada anak-anaknya..
Yang selalu menunggu anak
perempuannya pulang ketika sudah mulai larut malam, menunggu di ruang tamu
sambil sesekali melihat ke pintu keluar menanti kehadiran anak perempuanya. Dan
ketika yang di tunggu pun datang, terlihat raut wajah yang tadinya cemas
berganti menjadi cerah. Salam pun
terucap dari mulutku dan tak lupa mencium punggung tangan ayahku.. dan ayah selalu
menanyakan “sudah makan belum??”
Yang tak pernah aku melihatnya
kehilangan semangat. Kau selalu memberi kami, anak-anakmu dukungan yang kami
perlu sekalipun sebenarnya kau tak setuju. Bahkan dalam keadaan terberat yang
harus kau hadapi, engkau tetap mampu memimpin, memberi petunjuk tepat di saat
genting, dan tak pernah kehilangan arah.
Yang selalu mengajarkan banyak
keberanian, termaksud keberanian untuk menjadi berbeda. Untuk berani mengatakan
sesuatu yang ku yakini benar walau banyak org di sekitar mengatakan hal yang
berlawanan sekalipun. Untuk berani mengambil sikap dan menunjukan dengan jelas
dimana aku berdiri. Untuk juga berani membalikan badan dan pergi ketika tahu
bahwa aku berada di tempat dimana aku tak seharusnya berada.
Yang selalu berpesan
kepada anak perempuanya, “ jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu
bidadari kecil ayah dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak.
Laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi ayah, tapi jangan pernah kau
gantikan posisi ayah di hatimu. ^_^
Seperti ayahku, yang selalu mendukungku saat pilihanku tidak sesuai dengan keinginan Ayah.. meskipun begitu, ayah selalu memberikan arahan-arahan atas apa yang aku pilih..
AKU SAYANG BABEH ^_^
Aku ingin melakukan yang terbaik, aku ingin membuat orang lain tau kalo aku
ini anak BABEH..


